MAKALAH
PEMBAGIAN WILAYAH MENURUT IKLIM
DAN PEMBAGIAN WILAYAH UNTUK BINATANG

DOSEN : Ir. REFLIATY, M.S.
NAMA : BILLY JORDAN PURBA
NIM : B10019134
KELAS : C
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS JAMBI
2019/2020
Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadiratTuhan Yang Maha Esa
yang senantiasa melimpahkan rahmat dan ridho-Nya, sehinggasaya dapat menyelesaikan penyusunan
makalah materi mata kuliah Ilmu Alamiah
Dasar yang berjudul "Pembagian Wilayah Menurut Iklim dan Pembagian Wilayah Untuk Binatang".
Harapan saya semoga penyusunan makalah ini bias bermanfaat bagi kita semua serta menjadi tambahan informasi mengenai "Pembagian Wilayah Menurut Iklim dan Pembagian Wilayah Untuk Binatang" bagi para pembaca.
Saya menyadari jika dalam menyusun makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, dengan hati yang terbuka, saya menerima kritik serta saran yang konstruktif guna kesempurnaan makalah ini. Demikian makalah ini kami susun, apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dan banyak terdapat kekurangan, saya mohon maaf yang sebesar- besarnya.Semoga bermanfaat.Amin.
Harapan saya semoga penyusunan makalah ini bias bermanfaat bagi kita semua serta menjadi tambahan informasi mengenai "Pembagian Wilayah Menurut Iklim dan Pembagian Wilayah Untuk Binatang" bagi para pembaca.
Saya menyadari jika dalam menyusun makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, dengan hati yang terbuka, saya menerima kritik serta saran yang konstruktif guna kesempurnaan makalah ini. Demikian makalah ini kami susun, apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dan banyak terdapat kekurangan, saya mohon maaf yang sebesar- besarnya.Semoga bermanfaat.Amin.
Jambi, 9 September 2019
Billy Jordan Purba
i
Kata Pengantar ................................................................................................................................ i Daftar
Isi............................................................................................................................................ii
BAB I
Pendahuluan .................................................................................................................................... 1
1. Latarbelakang............................................................................................................................... 1
1.1.1.
Pembagian Wilayah MenurutIklim...................................................................................... 1
1.1.2. Pembagian Wilayah Untuk Binatang..................................................................................... 1
2. Rumusan Masalah…......……………………………………………………………………...... 2
3. Tujuan........................................................................................................................................... 2
3.1 Pembagian Wilayah Menurut Iklim.......................................................................................... 2
3.2 Pembagian Wilayah Untuk Binatang......................................................................................... 2
4. Manfaat...................................................................................................................................... 2
BAB II
Pembahasan
.................................................................................................................................... 2
2.1. Pembagian Wilayah Menurut
Iklim........................................................................................ 2
2.2. Pembagian
Wilayah Untuk Binatang....................................................................................... 7
BAB III
Penutup....................................................................................................................................... 10
Kesimpulan
................................................................................................................................... 10
BAB IV
Daftar pustaka................................................................................................................................ 11
ii
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
1.1.1 Pembagian
Wilayah Menurut Iklim
Iklim adalah rata-rata dari pergantian atau keadaan cuaca dalam wilayah
yang luas dan jangka waktu
yang lama (perhitungan jangka waktu ± 30 tahun). Terjadinya iklim yang bermacam-macam di muka bumi, disebabkan oleh rotasi dan revolusi bumi berdasar letak lintang dan ketinggian suatu tempat
(Keadaan ini menyebabkan suhu udara
di wilayah lintang rendah atau wilayah khatulistiwa lebih panas dibanding wilayah lintang tinggi atau wilayah kutub). Di Indonesia secara umum kita dapat menyebutnya
sebagai iklim tropis, lintang menengah dan lintang tinggi. Seluruh kepulauan
Indonesia yang letaknya sepanjang khatulistiwa antara 6° LU dan 11° LS dan
antara 95° dan 141° BT termasuk daerah beriklim tropis. Sifat utamanya ialah suhu yang selalu tinggi, tanpa penyimpangan- penyimpangan
yang besar.
Iklim di dunia (bumi) ditentukan oleh matahari sehingga sering disebut iklim matahari.Banyak sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi karena perbedaan garis lintang menjadi dasar suatu iklim
di wilayah tertentu.
Daerah yang memiliki garis lintang kecil, maka akan sinar matahari banyak diterima daerah tersebut dan sebaliknya semakin besar garis lintang, maka semakin sedikit menerima sinar matahari.
1.1.2 Pembagian Wilayah Untuk Binatang
Persebaran hewan di muka bumi ini didasarkan oleh faktor fisiografik, klimatik dan biotik
yang berbeda antara wilayah
yang satu dengan lainnya,
sehingga menyebabkan perbedaan jenis hewan
di suatu wilayah. Seperti diketahui setiap spesies hewan mempunyai kemampuan
yang berbeda dalam mengatasi hambatan-hambatan. Jika tidak ada hambatan-hambatan,
maka persebaran hewan akan berjalan terus. Di
samping itu, faktor sejarah geologi juga mempengaruhi persebaran hewan di wilayah tertentu karena wilayah tersebut pernah menjadi satu.Namun hewan berbeda dengan tumbuhan yang bersifat pasif,
bila habitatnya dirasakan sudah tidak cocok sering kali mereka secara massal mengadakan migrasi ke tempat lainnya.
1
2.
Rumusan Masalah
1. Apa itu iklim
?
2. Apa saja
macam-macam iklim ?
3. Bagaimana
iklim itu bias terjadi di berbagai wilayah ?
4. Apa saja
pembagian wilayah berdasarkan binatang ?
5. Apa saja
macam-macam binatang tergantung wilayahnya ?
3. Tujuan
3.1 Pembagian Wilayah Menurut Iklim
1. Mengenal apa itu
iklim.
2. Mengenal
berbagai macam iklim berdasarkan wilayahnya.
3. Mengenal
tempat-tempat/wilayah-wilayah diberbagai jenis iklim.
3.2 Pembagian Wilayah Untuk Binatang
1. Mengenal
beraneka ragam binatang yang ada di dunia.
2. Mengenal,
menjaga, dan melestarikan binatang yang ada di dunia.
3. Tidak memburu
binatang yang langka demi kepintingan pribadi.
4. Manfaat
1. Supaya kita
mengenal berbagai jenis iklim yang ada di dunia.
2. Supaya kita tahu
iklim apa aja yang ada di wilayah tertentu.
3. Supaya kita
mengenal beragai macam jenis hewan yang ada di bumi.
4. Supaya kita tahu
cara merawat dan menjaga hewan tersebut agar tidak punah.
2
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pembagian Wilayah Menurut Iklim
1. Iklim Tropis
Wilayah
atau zona iklim tropis terletak pada garis khatulistiwa, posisi antara 0 derajat LU- 23,5 derajat LU dan 0 derajat LS- 23,5
derajat LS. Garis khatulistiwa merupakan garis tengah yang membagi bumi menjadi
dua bagian yaitu bagian utara dan selatan.
Daerah yang berada di zona iklim tropis hanya memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Ciri-ciri iklim tropis adalah
sebagai berikut:
· Suhu udara rata-rata tinggi, karena matahari selalu vertikal.
Umumnya suhu udara antara 20- 23°C. Bahkan di beberapa tempat rata-rata suhu
tahunannya mencapai 30°C.
· Amplitudo suhu rata-rata tahunan kecil. Di kwatulistiwa antara 1 –
5°C, sedangkan ampitudo hariannya lebih besar.
· Tekanan udaranya rendah dan perubahannya secara perlahan dan
beraturan.
· Hujan banyak dan lebih banyak dari daerah-daerah lain di dunia.
Contoh
negara-negara di wilayah iklim tropis :
Benua Asia
- Asia Tenggara : Indonesia,
Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Philipina, Thailand, Laos,
Kamboja, Vietnam, Myanmar, Timor Leste.
- Asia Selatan : India
(sebagian), Bangladesh (sebagian), Srilanka, Maladewa
- Asia Timur : Hongkong,
Taiwan (sebagian),
- Asia Barat : Yaman, Arab
Saudi (sebagian), Oman, dan Uni Emirat Arab
Benua Amerika
- Ekuador, Kolombia,
Venezuela, Brasil, Guyana, Guyana Perancis, Suriname, Peru, Bolivia,
Panama,
- Semua negara di Amerika
Tengah & Karibia,
- Sebagian Meksiko.
3
Benua Afrika
- Afrika Barat :Benin, Burkina
Faso, Gambia, Ghana, Guinea, Guinea Bissau, Liberia, Mali, Mauritania,
Nigeria, Pantai Gading, Senegal, Sierra Leone, Tanjung Verde, Togo-Lome
- Afrika Timur :Burundi,
Djibouti, Eritrea, Ethiopia, Kenya, Komoro, Madagaskar, Malawi, Mauritius,
Mozambik, Rwanda, Seychelles, Somalia, Sudan, Sudan Selatan, Tanzania,
Uganda
- Afrika Tengah : Angola,
Gabon, Guinea Khatulistiwa, Kamerun, Republik Demokratik Kongo, Kongo,
Republik Afrika Tengah, Saotome Principe, Zaire, Zambia
- Afrika Utara : Chad, Niger,
Sahara Barat
2. Iklim
Subtropis
Wilayah atau zona iklim subtropis letaknya diantara 23,5 derajat LU – 40 derajat LU dan 23,5 derajat LS – 40
derajat LS. Daerah-daerah yang berada di zona iklim subtropis memiliki ciri yang khas yaitu terdiri dari musim dingin, musim semi, musim panas, dan musim salju. Ciri-cirinya:
· Batas yang tegas
tidak dapat ditentukan dan merupakan daerah peralihan dari daerah iklim tropis
ke iklim sedang.
· Terdapat empat
musim, yaitu musim panas, dingin, gugur, dan semi. Tetapi musim dingin pada
iklim ini tidak terlalu dingin. Begitu pula dengan musim panas tidak terlalu
panas.
· Suhu sepanjang tahun
menyenangkan. Maksudnya tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
· Daerah subtropis
yang musim hujannya jatuh pada musim dingin dan musim panasnya kering disebut
daerah iklim Mediterania, dan jika hujan jatuh pada musim panas dan musim
dinginnya kering disebut daerah iklim Tiongkok.
4
Contoh negara-negara di wilayah iklim subtropis :
Benua Asia
- Asia Barat : Israel,
Yordania, Lebanon, Qatar, Quwait, Bahrain, Iran, Irak, Afganistan,
Pakistan,
- Asia Selatan : Nepal,
Bhutan, Bangladesh (sebagian), India (sebagian)
- Asia Timur : China, Jepang,
Korea Selatan, Korea Utara, Taiwan (sebagian)
Benua Afrika
- Afrika Selatan : Afrika
Selatan, Lesotho, Mozambik, dan Swaziland
- Afrika Utara : Maroko,
Aljazair, Mesir, Tunisia, Libya
- Australia bagian selatan,
Selandia Baru(sebagian)
Benua Amerika
- Amerika Selatan : Paraguay
(sebagian), Argentina (sebagian), Chile, dan Uruguay
- Amerika Utara : Meksiko
(sebagian), Amerika Serikat (sebagian)
Benua Eropa
- Eropa Selatan : Portugal
(sebagian), Spanyol (sebagian), Yunani, Malta, Siprus, Turki, Armenia,
Turkmenistan, Tajikistan
3. Iklim
Sedang
Wilayah iklim sedang berada diantara 40 derajat LU – 60,5 derajat LU dan 40
derajat LS – 60,5 derajat LS.Ciri-ciri iklim
sedang adalah sebagai berikut:
· Banyak terdapat
gerakan-gerakan udara siklonal, tekanan udara yang sering berubah-ubah, arah
angin yang bertiup berubah-ubah tidak menentu, dan sering terjadi badai secara
tiba-tiba.
· Amplitudo suhu tahunan
lebih besar dan amplitudo suhu harian lebih kecil dibandingkan dengan yang
terdapat pada daerah iklim tropis.
5
Contoh negara-negara di wilayah iklim sedang :
Benua Eropa
Benua Eropa
- Irlandia, Inggris, Prancis,
Austria, Jerman, Denmark, Norwegia (sebagian), Italia, Bulgaria, Rumania,
Bulgaria, Ukraina, Belarus, Lituania, Latvia, Estonia, Kazakstan,
Uzbekistan, Rusia(bagian selatan)
Benua Asia
- Mongolia.
4. Iklim Kutub
Wilayah atauzona iklim kutub terletak antara 60,5 derajat LU – 90 derajat LU dan 60,5 derajat LS – 90
derajat LS. Zona iklim kutub merupakan iklim yang sangat dingin dan ditandai dengan tidak adanya musim panas.Ciri-ciri iklim es atau iklim kutub adalah sebagai berikut:
· Suhu terus-menerus rendah
sekali sehingga terdapat salju abadi.
· Wilayahnya meliputi kutub
utara, yaitu Greenland (tanah hijau) dan Antartika di kutub selatan.
Contoh negara-negara di wilayah iklim kutub :
Benua Eropa
Benua Eropa
- Eropa : Rusia (bagian
utara), Finlandia, Eslandia, Denmark, Swedia, Norwegia
Benua Amerika
- Amerika Serikat (Alaska).
Kanada
6
2.2. Pembagian Wilayah Untuk
Binatang
Pada tahun 1876
Alfred Russel Wallace membagi wilayah persebaran fauna atas delapan wilayah
yaitu Ethiopian, Palearktik, Oriental, Australian, Neotropikal dan Neartik,
Oceanik dan Antartik. Kedelapan wilayah persebaran fauna tersebut adalah
sebagai berikut.
1. Wilayah Ethiopian
Wilayah
persebarannya meliputi benua Afrika, dari sebelah Selatan Gurun Sahara,
Madagaskar dan Selatan Saudi Arabia. Hewan yang khas daerah ini adalah gajah
Afrika, badak Afrika, gorila, baboon, simpanse, jerapah. Mamalia padang rumput
seperti zebra, antilop, kijang, singa, jerapah, harimau, dan mamalia pemakan
serangga yaitu trenggiling. Mamalia endemik di wilayah ini adalah kuda Nil yang
hanya terdapat di sungai Nil, Mesir. Namun di Madagaskar juga terdapat kuda Nil
namun lebih kecil. Menurut sejarah pulau Madagaskar pernah bersatu dengan
Afrika. Wilayah Ethiopian juga memiliki hewan yang hampir sama dengan di
wilayah Oriental seperti golongan kucing, bajing, tikus, babi hutan, kelelawar,
dan anjing.
2. Wilayah Palearktik
Wilayah
persebarannya sangat luas meliputi hampir seluruh benua Eropa, Uni Soviet,
daerah dekat Kutub Utara sampai Pegunungan Himalaya, Kepulauan Inggris di Eropa
Barat sampai Jepang, Selat Bering di pantai Pasifik, dan benua Afrika paling utara.
Beberapa jenis fauna Paleartik yang tetap bertahan di lingkungan aslinya yaitu
panda di Cina, unta di Afrika Utara, binatang kutub seperti rusa Kutub, kucing
Kutub, dan beruang Kutub. Binatang-binatang yang berasal dari wilayah ini
antara lain kelinci, sejenis tikus, berbagai spesies anjing, kelelawar. Bajing,
dan kijang telah menyebar ke wilayah lainnya.
7
3. Wilayah Nearktik
Wilayah
persebarannya meliputi kawasan Amerika Serikat, Amerika Utara dekat Kutub
Utara, dan Greenland. Hewan khas daerah ini adalah ayam kalkun liar, tikus
berkantung di Gurun Pasifik Timur, bison, muskox, caribau, domba gunung. Di
daerah ini juga terdapat beberapa jenis hewan yang ada di wilayah Palearktik
seperti kelinci, kelelawar, anjing, kucing, dan bajing.
4. Wilayah Neotropikal
Wilayah
persebarannya meliputi Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan sebagian besar
Meksiko. Iklim di wilayah ini sebagian besar beriklim tropik dan bagian Selatan
beriklim sedang. Hewan endemiknya adalah ikan piranha dan belut listrik di
sungai Amazon, lama (sejenis unta) di padang pasir atacama (Peru), tapir, dan
kera hidung merah. Wilayah Neotropikal sangat terkenal sebagai wilayah fauna
vertebrata karena jenisnya yang sangat beranekaragam dan spesifik, seperti beberapa
spesies monyet, trenggiling, beberapa jenis reptil seperti buaya, ular, kadal,
beberapa spesies burung, dan ada sejenis kelelawar penghisap darah.
5. Wilayah Oriental
Fauna di
wilayah ini tersebar di kawasan Asia terutama Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Fauna Indonesia yang masuk wilayah ini hanya di Indonesia bagian Barat. Hewan
yang khas wilayah ini adalah harimau, orang utan, gibbon, rusa, banteng, dan
badak bercula satu. Hewan lainnya adalah badak bercula dua, gajah, beruang,
antilop, berbagai jenis reptil, dan ikan. Adanya jenis hewan yang hampir sama
dengan wilayah Ethiopian antara lain kucing, anjing, monyet, gajah, badak, dan
harimau, menunjukkan bahwa Asia Selatan dan Asia Tenggara pernah menjadi satu
daratan dengan Afrika.
8
6. Wilayah Australian
Wilayah ini
mencakup kawasan Australia, Selandia Baru, Irian, Maluku, dan pulau-pulau
sekitarnya. Beberapa hewan khas wilayah ini adalah kanguru, kiwi, koala, cocor
bebek (sejenis mamalia bertelur). Terdapat beberapa jenis burung yang khas
wilayah ini seperti burung cendrawasih, burung kasuari, burung kakaktua, dan
betet. Kelompok reptil antara lain buaya, kura-kura, ular piton.
7. Wilayah Oceanik
Fauna di
wilayah ini tersebar di kawasan kepulauan di Samudra Pasifik. Wilayah ini
merupakan pengembangan dari wilayah Australian daratan, dengan spesifikasi
fauna tertentu. Oleh karena itu jenis faunanya hampir sama dengan wilayah
Australian.
8. Wilayah Antartik
Seperti
namanya, maka wilayahnya mencakup kawasan di Kutub Selatan. Jenis fauna yang hidup
di daerah ini memiliki bulu lebat dan mampu menahan dingin, misalnya rusa
kutub, burung pinguin, anjing laut, kelinci kutub, dan beruang kutub.
9
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
1. Iklim adalah rata-rata dari pergantian atau keadaan cuaca dalam wilayah yang luas dan jangka waktu yang lama.
2.
Iklim di dunia (bumi) ditentukan oleh matahari sehingga sering disebut iklim matahari.
3.
Persebaran hewan di muka bumi ini didasarkan oleh faktor fisiografik, klimatik dan biotik
yang berbeda antara wilayah
yang satu dengan lainnya,
sehingga menyebabkan perbedaan jenis hewan
di suatu wilayah.
4. Pembagian
wilayah menurut iklim terbagi menjadi 4 bagian, yakni iklim tropis, subtropis,
sedang, dan kutub atau dingin.
5. Pembagian
wilayah untuk binatang terbagi menjadi 8 bagian, yakni Ethiopian, Palearktik,
Nearktik, Neotropikal, Oriental, Australian, Oceanik, dan Anntartik.
10
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
Campbell,
Neil A., Reece, Jane B., Mitchel, L. G. (2003). Biologi.
Jakarta: Penerbit Erlangga
http://dellafka.blogspot.com/2017/06/pembagian-wilayah-berdasarkan-iklim-dan.html (diambil pada tanggal 7 September 2019)
http://innekee.blogspot.com/2017/04/pembagian-wilayah-berdasarkan-iklim.html (diambil pada tanggal 7 September 2019)
https://werdiningsiih.wordpress.com/2013/05/08/pembagian-wilayah-untuk-penyebaran-binatang/ (diambil pada tanggal 8 September 2019)
https://www.academia.edu/4531179/Makalah_Iklim_Indonesia_KLIMDAS (diambil pada tanggal 8 September 2019)
11
Tidak ada komentar:
Posting Komentar